Dalam beberapa tahun terakhir, teknologi keyless ignition telah menjadi fitur unggulan pada sepeda motor modern. Teknologi ini memungkinkan pemilik kendaraan untuk menyalakan motor tanpa kunci fisik, cukup dengan membawa remote key fob di saku atau tas. Sayangnya, di balik kemudahan tersebut, kasus pencurian motor keyless semakin meningkat karena para pelaku kejahatan menemukan cara untuk membobol sistem keamanan ini dengan berbagai modus.

Bagaimana Motor Keyless Bisa Dicuri?
Meski sistem keyless dianggap lebih aman, pencuri kini menggunakan berbagai teknik canggih untuk mengakali sistem ini. Berikut adalah beberapa modus pencurian motor keyless yang sering terjadi: 1. Relay Attack Modus ini memanfaatkan perangkat khusus yang dapat menangkap dan memperkuat sinyal dari remote key fob yang ada di dekatnya. Dengan cara ini, pencuri bisa menyalakan motor meskipun kunci berada di dalam rumah atau di saku pemiliknya. 2. Key Fob Cloning Pencuri dapat menggunakan alat pemrograman khusus untuk menyalin sinyal dari key fob asli. Setelah mereka mendapatkan data sinyal tersebut, mereka bisa membuat duplikat key fob yang dapat digunakan untuk menyalakan motor tanpa sepengetahuan pemiliknya. 3. Manipulasi ECU (Electronic Control Unit) Beberapa pencuri yang lebih canggih mampu meretas atau mengganti ECU motor dengan perangkat lain yang telah diprogram untuk menerima sinyal dari kunci yang telah mereka buat. 4. Pembobolan Melalui OBD Port OBD (On-Board Diagnostics) adalah port yang digunakan untuk mendiagnosis kendaraan. Beberapa pencuri yang memiliki alat khusus bisa mengakses OBD motor dan memprogram ulang sistem keyless agar bisa menerima kunci baru yang mereka buat.Tips Melindungi Motor Keyless dari Pencurian
Untuk menghindari menjadi korban pencurian motor keyless, ada beberapa langkah pencegahan yang bisa dilakukan: 1. Gunakan Pengaman Tambahan- Kunci setang ke posisi terkunci penuh.
- Gunakan gembok cakram atau rantai baja yang sulit dipotong.
- Pasang alarm tambahan yang bisa mendeteksi getaran atau pergerakan mencurigakan.
- Gunakan GPS tracker agar motor bisa dilacak jika terjadi pencurian.
- Jangan meninggalkan key fob di dekat pintu atau jendela rumah, karena sinyalnya bisa ditangkap oleh alat relay.
- Simpan key fob dalam kantong Faraday atau wadah berbahan logam yang dapat menghalangi sinyal.
- Jika memungkinkan, lakukan update software pada ECU untuk memperbaiki celah keamanan yang mungkin ditemukan oleh produsen.
- Konsultasikan dengan bengkel resmi atau ahli keamanan kendaraan untuk langkah perlindungan tambahan.
Teknologi keyless ignition memang menawarkan kemudahan dan kenyamanan bagi pengguna sepeda motor, tetapi juga memiliki risiko keamanan jika tidak diimbangi dengan langkah pencegahan yang tepat. Dengan meningkatnya kasus pencurian motor keyless, pemilik kendaraan perlu lebih waspada dan menerapkan berbagai metode perlindungan seperti pengaman tambahan, penyimpanan key fob yang aman, dan parkir di lokasi yang terjaga. Dengan kombinasi tindakan pencegahan yang baik, risiko pencurian dapat diminimalisir dan kendaraan tetap aman.
Berbagi